Percayalah Jodoh Takdir Tuhan

Kelak jika doa dan takdir bertemu dalam satu garis lurus,
Percayalah kita belum berada dalam sebuah akhir cerita.

Kelak saat nama ku dan nama-mu pada lauhul mahfudz telah mencapai bab penyatuan-Nya,
Percayalah hidup tak akan selamanya terasa indah.

Bunga-bunga cinta tak akan terus bermekaran serta mewangi baunya.

Percayalah sayank,
Dunia ini hanya setetes air pada maha luasnya samudera.

Layaknya sebutir debu pada akbarnya hamparan padang pasir sahara.

Kelak…
Apapun yang menjadi kekuranganku dan ap apun yang menjadi kurangmu,
Tak sharusnya membuat niat suci-mu tuk membimbingku serta niat tulusku tuk mendampingimu menuju syurga-Nya menyusut dan mengerucut sebab kcewa.

Percayalah sayang,
Bertahun-tahun sudah aku mencoba mendidik diri menjadi mnusia yang percaya pada janji Tuhan.
Tak mudah memang…
Banyak ujian yang hampir membuatku menyerah…

Banyak jalanan terjal yang hampir membuatku tergelincir.
Tapi di sini, engkau masih bisa melihatku tegak berdiri meski pernah hampir oleng terpapar garangnya jerat-jerat jaring dunia.

Kelak jika masa penyatuan itu tiba
Aku berjanji pada hari dimana engkau menggetarkan langit-Nya, saat akad telah terucap Sah
Maka saat itu Aku ingin sakinnah denganmu,
mawaddahh bersamamu,
wa rahmah di dunia dan firdaus-Nya.

Yang masih terus berusaha agar kelak menjadi istri dan calon ibu terbaik.

Ditulis oleh calon Istriku sendiri

Popular

Kategori

© 2017 AgusWeb.com Hosting by NSS Group